Terekam DAAD Jerman, AKBIL Diapresiasi sebagai Kampus Baru Berprogres Cepat


Sesi Foto Bersama

Lombok Utara – Akademi Bisnis Lombok (AKBIL) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional dengan mengikuti NMT Dies Training Program bertajuk “Internationalization Policies & Strategies to Support Impactful Campus Educational Policy in Indonesia”. Dalam kegiatan tersebut, AKBIL mendapat apresiasi sebagai kampus baru yang dinilai memiliki progres cepat dalam pengembangan internasionalisasi.

Workshop kedua program ini digelar selama tiga hari, pada 6–8 April 2026, bertempat di Lombok Garden Hotel. Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi di kawasan Indonesia Timur, dengan fokus pembahasan pada progres capaian masing-masing institusi dalam mengembangkan program internasionalisasi kampus.

Direktur NMT Indonesia, Dr. Muzzalin, menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja Kantor Urusan Internasional di setiap kampus peserta. Ia juga menegaskan bahwa seluruh peserta dan institusi yang terlibat dalam program ini telah terekam dalam database DAAD Jerman sebagai bagian dari jejaring internasional.

“Workshop kedua ini menjadi momentum untuk memastikan arah kebijakan internasionalisasi kampus berjalan selaras dan terukur. Seluruh peserta juga telah terdata dalam sistem DAAD Jerman,” ujarnya.

Apresiasi terhadap AKBIL juga disampaikan oleh salah satu fasilitator NMT, Prof. Condro dari Universitas Jenderal Soedirman. Ia menilai AKBIL sebagai kampus termuda di antara peserta lainnya, namun mampu menunjukkan komitmen kuat dalam membangun daya saing global.

“AKBIL merupakan kampus paling muda di antara kampus besar lainnya yang ikut serta. Meski baru berusia sekitar tiga tahun, komitmen untuk berdaya saing global dan pengembangan sistem digitalisasi berstandar internasional sudah terlihat,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur AKBIL Lombok, Assoc. Prof. Dr. Syahrir, M.Pd., melalui Kepala UPT Pusat Bahasa dan Urusan Internasional, Deki Zulkarnaen menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam program ini memberikan manfaat besar bagi pengembangan institusi.

“Melalui sharing dan materi dari para narasumber, kami mendapatkan banyak insight dan pemahaman baru terkait langkah-langkah strategis dalam mengarahkan program internasionalisasi kampus,” ujarnya.

Dengan capaian tersebut, AKBIL diharapkan terus memperkuat posisinya sebagai kampus baru yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di kancah global melalui penguatan kebijakan pendidikan berbasis internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *